Resume materi PKKMB Unusa day 1



 A. Penguatan Literasi Keuangan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Mahasiswa: Strategi & Manfaat.


Pendahuluan: 

Literasi keuangan yang baik sangat penting bagi kesejahteraan mahasiswa, bersamaan dengan masa kuliah dan di masa depan. Pembahasan ini menjelaskan mengapa literasi keuangan itu penting, strategi untuk meningkatkannya, serta dampak positifnya bagi mahasiswa. 


Poin Utama: 


1. Pentingnya Literasi Keuangan: 

• Mahasiswa mengalami masa transisi di mana mereka mulai mengelola keuangan sendiri. 

• Mereka menghadapi berbagai tantangan finansial seperti biaya kuliah, biaya hidup, dan tekanan untuk berbelanja. 

• Literasi keuangan membantu mahasiswa menghindari utang, memenuhi kebutuhan dasar, dan mempersiapkan masa depan. 


2. Strategi Penguatan Literasi Keuangan: 

• Peran Perguruan Tinggi: Integrasi literasi keuangan dalam kurikulum, seminar, dan workshop. 

• Layanan Konseling Keuangan: Konsultasi pribadi tentang manajemen keuangan. 

• Platform Digital: Aplikasi untuk kalkulator anggaran, modul pembelajaran, dan informasi beasiswa. 

• Inisiatif Komunitas: Membentuk klub literasi keuangan dan program mentoring. 

• Peran Individu: Mendorong mahasiswa untuk proaktif mencari informasi dan membangun kebiasaan mengelola keuangan. 


3. Dampak Positif: 

• Mahasiswa dapat mengelola keuangannya dengan lebih baik dan menabung. 

• Mengurangi stres terkait uang yang berdampak positif pada prestasi akademik. 

• Meningkatkan kesehatan mental dan emosional, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik. 


4. Tantangan & Solusi: 

• Tantangan seperti minat rendah terhadap literasi keuangan. 

• Solusi dapat meliputi pendekatan menarik seperti gamifikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran. 


Kesimpulan: 

Penguatan literasi keuangan merupakan investasi penting dalam sumber daya manusia. Dengan akses pendidikan keuangan yang mudah, mahasiswa dapat mencapai kesejahteraan finansial, akademis, mental, dan masa depan yang lebih baik, berkontribusi secara positif kepada masyarakat.


B. Strategi efektif untuk megembangkan critical thingking (berpikir keras) guna menemukan solusi terbaik, disertai langkah-langkah praktis.


Pertama, bangun fondasi dasar dengan mempertanyakan segala sesuatu menggunakan teknik 5W1H untuk memahami masalah secara mendalam dan hindari asumsi. Kedua, kembangkan kemampuan analisis dengan memisahkan fakta dari opini dan mengidentifikasi pola serta hubungan sebab-akibat. 


Ketiga, gunakan kerangka berpikir terstruktur seperti analisis SWOT dan proses DECIDE untuk mengevaluasi solusi. Keempat, latih keterbukaan pikiran dengan mencari perspektif berbeda dan aktif membaca dari sumber yang kontradiktif. 


Kelima, evaluasi solusi secara sistematis dengan menetapkan kriteria ideal dan menguji logika klaim. Keenam, terapkan alat bantu praktis seperti matriks keputusan dan daftar pro-kontra dengan bobot. Ketujuh, asah keterampilan refleksi diri melalui journaling dan peninjauan keputusan. 


Terakhir, lakukan latihan konsisten dengan skenario nyata, seperti analisis kasus bisnis atau debat terarah. Kunci kesuksesan berpikir kritis adalah kesabaran, belajar dari kegagalan, dan kolaborasi. Dengan menerapkan strategi ini, Anda dapat menemukan solusi terbaik dengan pendekatan berbasis bukti.


C. UNUSA 


UNUSA adalah perguruan tinggi swasta yang terletak di Surabaya, Jawa Timur, dan berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU). Perguruan tinggi ini menekankan nilai moderasi, toleransi, dan kearifan lokal dalam pengembangan pendidikan dan karakter mahasiswa. 


Visi dan misi UNUSA bertujuan untuk mencetak lulusan yang unggul, berakhlak baik, dan berkontribusi untuk pembangunan bangsa, dengan menggabungkan ilmu pengetahuan global dan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama'ah. UNUSA telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). 


UNUSA menawarkan berbagai fakultas dan program studi, termasuk Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, Ilmu Kesehatan, Ekonomi dan Bisnis, Agama Islam, Psikologi, serta Hukum. Pendidikan di UNUSA terdiri dari program Sarjana (S1), Profesi, dan Diploma (D3), dengan peluang belajar yang fleksibel melalui sistem Kredit Semester (SKS) yang mengacu pada standar nasional. 


Metode pembelajaran yang diterapkan di UNUSA mencakup tatap muka, blended learning, dan pendekatan student-centered. Penilaian dilakukan melalui ujian, tugas, dan partisipasi mahasiswa. Sistem penerimaan mahasiswa baru juga beragam, termasuk jalur prestasi, ujian mandiri, dan seleksi khusus untuk hafidz. 


UNUSA berkomitmen terhadap penjaminan mutu, dengan akreditasi program studi dan institusi yang memadai dan evaluasi rutin terhadap kurikulum dan pembelajaran. Fasilitas yang disediakan mencakup layanan akademik, perpustakaan, laboratorium, serta fasilitas umum yang memadai, termasuk rumah sakit pendidikan untuk program kesehatan. Biaya pendidikan terdiri dari SPP dan biaya praktikum, dengan opsi cicilan dan beasiswa tersedia untuk mendukung mahasiswa. 


Selain itu, UNUSA menekankan penguatan nilai Aswaja dalam akademik dan non-akademik, memiliki fokus kuat pada bidang kesehatan, serta mendorong keterlibatan mahasiswa dalam masyarakat dengan nilai-nilai sosial-keagamaan. Keseluruhan sistem pendidikan UNUSA mengikuti standar nasional namun memiliki keunikan dalam integrasi nilai-nilai keagamaan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume seminar Internasional, Unusa Kolaborasi dengan Universiti Malaya Kaji Hukum Islam Era Modern.

Resume day 2 PKKMB Unusa 2025